Unggul dengan Manajemen Talenta

GML , February 26 2021

Unggul dengan Manajemen Talenta

Pertanyaan yang sering dilontarkan Top Management perusahaan kepada unit yang menangani SDM adalah, “Seberapa jauh fungsi SDM mampu memberikan kontribusi untuk keberlangsungan bisnis perusahaan?”

 

Jim Collins dalam bukunya Good to Great menyampaikan bahwa “… the ultimate throttle on growth for any great company is not markets, or technology, or competition, or products. It is the one thing above all others: the ability to get and keep enough of the right people.” 

 

Oleh karena itu, pengelolaan SDM melalui Manajemen Talenta (Talent Management) menjadi sangat penting dan perlu menjadi bagian integral dari seluruh aset perusahaan guna memenangkan persaingan pasar. 

 

Manajemen Talenta singkatnya adalah proses mendapatkan, mengembangkan, sekaligus mempertahankan SDM yang kompeten dan berkinerja tinggi, untuk meningkatkan pertumbuhan organisasi. 

 

Dalam hal ini, semua karyawan harus mempunyai kemampuan dan memberikan hasil bagi organisasi pada masa sekarang dan yang akan datang. Manajemen Talenta perlu dilakukan secara terintegrasi sejak awal proses rekrutmen (talent acquisition), sampai mempertahankannya di dalam perusahaan (talent retention). 

 

 

Berikut adalah tahapan dan tantangan dalam Manajemen Talenta:

 

Talent Acquisition

Mencari dan menemukan talenta yang dapat dikembangkan, bahkan dibentuk ulang (build and rebuild). Selain itu disesuaikan juga dengan kondisi industri dan bisnis perusahaan. Mencari dan menemukan talenta yang mampu mendukung bisnis perusahaan di masa depan menjadi lebih penting dibandingkan sekadar mencari untuk keperluan saat ini. 

 

Perusahaan perlu pula mencari dan menemukan value proposition yang ditawarkan kepada kandidat, serta melakukan cara-cara akusisi yang kreatif dan non konvensial dan melakukan evaluasi atas efisiensi rekrutmen yang dilaksanakan. 

 

Talent Onboarding

Sebuah survei menyampaikan bahwa 33% karyawan bisa merasakan, apakah mereka akan bergabung dalam waktu yang lama pada hari pertama mereka bekerja di suatu perusahaan. Perusahaan perlu mendesaian metode onboarding untuk memastikan karyawan baru tersebut akan loyal, produktif, dan tetap bertahan di perusahaan. 

 

Michael D. Watkins dalam bukunya “The First 90 Days” menyebutkan bahwa pelaksanaan onboarding perlu difokuskan pada 4 pilar yaitu business orientation, stakeholder connection, alignment of expectations, dan cultural adaptation agar proses tersebut berjalan efektif. 

 

Talent Development

Ini adalah tahapan memetakan karyawan berdasarkan berbagai aspek termasuk kinerja dan kompetensi. Pemetaan ini hanya merupakan langkah awal dalam pengembangan talenta. 

 

Tantangan selanjutnya ada pada integrasinya antara aspirasi karier karyawan dengan strategi pengelolaan karier, perencanaan suksesi, serta pemenuhan kebutuhan pengembangan talenta sehingga karyawan yang dimaksud siap untuk mengisi jabatan yang lebih tinggi jika kelak dibutuhkan. 

 

Talent Retention

Hasil survei Gallup menyebutkan bahwa perusahaan yang loyalitas karyawannya tinggi akan mampu mengungguli yang lainnya, dibandingkan dengan yang karyawannya tidak loyal. Karyawan yang loyal akan berusaha untuk bekerja lebih keras, seperti membantu orang lain, mengerjakan tugas tambahan, atau mencari cara untuk mengerjakan tugas dengan lebih efektif. 

 

Salah satu cara meretensi karyawan juga tidak terlepas dari implementasi strategi pengelolaan total reward. Strategi ini bukan semata-mata terfokus pada aspek finansial berupa gaji, fasilitas dan benefit saja, namun juga pada aspek non finansial seperti waktu dan lingkungan kerja yang lebih fleksibel, kesempatan aktualisasi diri, serta pemberian rekognisi dan selebrasi atas setiap keberhasilan karyawan.

 

Maka, dengan mengelola Manajemen Talenta yang saling terintegrasi, eksistensi fungsi SDM dapat tercipta, dan pada akhirnya dapat menunjang keberlangsungan bisnis perusahaan. 

 

Yuni Setyaningsih

More Article

Managing your Meeting

GML , February 26 2021

Dalam memo kepada karyawan, CEO Google Sundar Pichai mengatakan bahwa perusahaan mengambil kebijakan, tertulis "No Meetings Weeks". Iya, Google menerapkan aturan ta...

Managing your Meeting
Inilah Pengertian Human Resources Business Partner

GML , February 26 2021

Human Resources Business Partner bisa memajukan HR perusahaan. HR umumnya hanya fokus dan sibuk mengurus administrasi serta permasalahan internal. HR yang hanya fok...

Inilah Pengertian Human Resources Business Partner