The Death of Transactional Leadership?

GML , March 02 2021

The Death of Transactional Leadership?

“Management is about persuading people to do things they don’t want to do. While leadership is about inspiring people to do things they never thought they could. And we need both.” 

 

 Steve Jobs “Tetap semangat, jalan terus! Kalau sampai semua bawahan kamu mengundurkan diri, saya yang akan terbang ke tempat you dan kita berdua yang turun jualan bersama di sana!” demikian semangat yang disampaikan Irman, CEO dari Dima Group kepada seorang pemimpin wilayahnya. 

 

Beberapa waktu lalu, Dima Group yang merupakan distributor nasional bir Guiness dan teh Pokka mengakuisisi suatu perusahaan.  Dalam proses akuisisi, seorang pemimpin wilayah baru ditugaskan untuk melakukan perbaikan namun dia khawatir perubahan akan menciptakan resistensi yang berujung minggatnya para anggota tim. 

 

Confidence yang ditanamkan Irman berbuah hasil. Wilayah tersebut melalui peningkatan kinerja yang luar biasa paska transformasi. Contoh di atas adalah perilaku pemimpin yang transformatif. Transformational style memberi inspirasi dengan menjadi role model dan menginspirasi dengan pendekatan kemanusiaan. 

 

Sebaliknya, transactional style mendorong perbaikan dengan mengelola kinerja, memantau pencapaian, dan mengaitkan kinerja dengan reward yang berwujud. Transformational sering disebut leadership dan transactional disebut managerial. Kepemimpinan transformatif sering lebih diagungkan karena dianggap lebih efektif dalam memotivasi. Sedang gaya transaksional dianggap terlalu “memaksa” dan tidak menyentuh hati karyawan. 

 

Namun kenyataannya sangat berbeda. Studi yang dilakukan di Indonesia terhadap puluhan perusahaan oleh Dr. Firdaus Alamsjah menunjukkan bahwa kepemimpinan transformatif memiliki korelasi negatif dengan kinerja keuangan perusahaan. Sebaliknya, gaya transaksional justru memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan.

Jika ada informasi yang ingin ditanyakan, silakan Chat WA Customer Service & Social Media kami:

  • - WhatsApp : 0813-8952-8410
  • - Instagram : @onegml
  • - LinkedIn : @onegml
  • - Facebook : @onegmlofficial
  • - TikTok : @onegmlofficial
  • - YouTube : @onegmlofficial

More Article

Grading dan Reward untuk Memuaskan Karyawan

GML , March 02 2021

Ketika perusahaan mendesain skema remunerasi yang fair, langkah pertama yang perlu dilakukan oleh manajemen adalah menentukan bobot suatu posisi dibandingkan dengan...

Grading dan Reward untuk Memuaskan Karyawan
Mengenali Mental Karyawan yang Kuat atau Lemah

GML , March 02 2021

Karyawan yang mempunyai mental kuat berpotensi memiliki performa kerja yang jauh lebih baik daripada karyawan yang mentalnya lemah. Bagaimana kita bisa mengenali SD...

Mengenali Mental Karyawan yang Kuat atau Lemah
Wajib Sertifikasi bagi Profesional Sumber Daya Manusia

GML , March 02 2021

Sejak terbitnya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, khususnya pasal 10 ayat (2), telah menetapkan bahwa “Pelatihan kerja diselenggarakan berd...

Wajib Sertifikasi bagi Profesional Sumber Daya Manusia
Perencanaan Strategi yang Komprehensif

GML , March 02 2021

Menurut Anda, manakah yang lebih penting, strategi atau eksekusi? Pertanyaan ini cukup menjadi polemik. Saat strategi dianggap lebih penting dari eksekusi, kecender...

Perencanaan Strategi yang Komprehensif