Ciptakan Kapabilitas Organisasi melalui Strategi yang Benar

Djunaidi Baharudin , February 22 2021

Ciptakan Kapabilitas Organisasi melalui Strategi yang Benar

Jika kita mengamati perjalanan para penyanyi, baik pria maupun wanita, di genre musik apapun, kita selalu bertanya-tanya sampai kapan karier si penyanyi bisa bertahan?

 

Di era digital saat ini tak heran jika satu video klip bisa mendadak melesat popularitasnya atau meraih hitungan viewer yang sangat tinggi di YouTube misalnya. Dunia entertainment kerap diramaikan oleh nama baru yang mendadak populer. 

 

Kepopuleran seringkali berjalan searah dengan penghasilan baik dari royalti maupun lainnya. Tapi berapa lama aliran penghasilan tersebut bisa bertahan? Tentunya sangat bergantung juga dengan tingkat kepopuleran si penyanyi dalam karier bernyanyinya. 

 

Faktor persaingan yang semakin ketat, karena semakin rapatnya tingkat kemunculan penyanyi baru juga sangat berpengaruh. Kesempatan untuk meraih momentum sangat diperlukan bagi siapapun. Namun yang juga sangat penting selain momentum adalah bagaimana untuk menjaga posisi setelah meraih momentum yang ada.

 

Nah, sama seperti  life cycle artis atau penyanyi, life cycle organisasi pun juga demikian. Kesuksesan organisasi diukur seberapa panjang organisasi akan bertahan dalam suatu Industri. Apakah kesuksesan yang diraih karena “Win Fall” saja atau biasa disebut mendapatkan durian runtuh? Atau memang diraih dari kapabilitas yang dibangun secara bertahun-tahun? 

 

Membangun kapabilitas organisasi adalah sesuatu yang tidak mudah. Kalau dihitung sejak tujuh puluh tahun yang lalu, konsep dan teori manajemen bagi pengelolaan dan peningkatan kapabilitas organisasi yang dianggap sangat terkenal di dunia berjumlah lebih dari tiga ratusan.

 

Banyak organisasi yang mencoba berbagai macam sistem manajemen terbaru dengan harapan organisasinya akan bisa lebih sustain dan lebih adaptif terhadap perkembangan jaman. Namun kenyataanyan, banyak organisasi yang sebetulnya tidak paham dalam implementasinya. 

 

Membangun kapabilitas organisasi adalah mendefinisikan kondisi organisasi saat ini (current state) dan mendefinisikan kondisi organisasi di masa mendatang (future state). Apa saja yang sudah kita miliki dan dana apa saja yang perlu kita miliki untuk mencapai masa datang yang diinginkan. 

 

Kita memerlukan sebuah kerangka yang jelas sehingga arah organisasi bisa lebih jelas dengan milestone atau ukuran yang jelas dan eksekusi strategi yang jelas. Sehingga organisasi tidak hanya fire fighting saja, tetapi juga bisa berkelanjutan. Kalau itu berlaku untuk organisasi yang sedang mendapatkan sukses, apalagi buat organisasi yang belum sukses, membentuk kapabilitas organisasi melalui strategi yang benar menjadi suatu keharusan.

 

Jadi apakah kira-kira sepuluh tahun lagi reputasi / kepopuleran brand perusahaan kita masih akan dikenal khalayak? 

 

Djunaidi Baharudin 

Strategy & Execution Chief of Tribe Strategic

More Article

Tugas HRD yang Perlu Diketahui

Djunaidi Baharudin , February 22 2021

Banyak yang menganggap tugas HRD cuma mengatur proses rekrutmen karyawan, lalu menangani urusan payroll-nya. Anggapan itu salah. HRD memiliki tugas lainnya yang tak...

Tugas HRD yang Perlu Diketahui
Strategi Halodoc Menerapkan Sistem Kerja Hybrid

Djunaidi Baharudin , February 22 2021

Pada awal pandemi banyak perusahaan menerapkan kebijakan Work from Home (WFH). Kini, seiring terus menurunnya kasus harian Covid, banyak perusahaan m...

Strategi Halodoc Menerapkan Sistem Kerja Hybrid
Model 70-20-10 dan Informal Learning

Djunaidi Baharudin , February 22 2021

Coba jawab dulu pertanyaan ini sebelum melanjutkan membaca: “Siapa orang yang darinya Anda paling banyak belajar?”...

Model 70-20-10 dan Informal Learning
CBHRM untuk Atasi Hambatan pada Performa Asesmen dan HR

Djunaidi Baharudin , February 22 2021

Istilah Competency Based Human Resource Management (CBHRM) sudah tak asing lagi di telinga kita. Hampir semua spektrum HR dijalankan berdasarkan pada kompetensi set...

CBHRM untuk Atasi Hambatan pada Performa Asesmen dan HR